Tampilkan postingan dengan label Libanon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Libanon. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Maret 2016


Oleh : Aldo Shahab

Wahai orang-orang yang berjubah yang gemar menyebut kata2 KAFIR..

Jadilah terlebih dahulu seperti Sayyid Hasan Nasrullah (Pemimpin Hizbullah) yang selalu membuat bangga Rosul saw dengan menebarkan Agama Islam sebagai Agama Rahmatan Lil'alamin & tegas terhadap zionis!!!
Agar kalian dicintai baik dari kalangan umat Islam itu sendiri maupun dari kalangan umat Non Islam seperti halnya seorang Pemimpin Hizbullah yang dibanggakan oleh seorang penyanyi Kristen Libanon bernama Julia Butross dan warga kristen Libanon lainnya.
Jangan justru kalian sibuk menjual ayat2 dan menjual diri kepada Big Boss2 Politikus dengan membodoh2i bawahan agar ikut membantu (kerja) sesuai Pesanan Boss!!!

Lihat lah video penyanyi Kristen dibawah ini yang memuji Hizbullah dalam menjaga kedaulatan Lebanon dari rongrongan zionis israel. 



----------------------------------
Seorang penyanyi Kristen dan penontonya bersama-sama menyanyikan lagu pujian buat Hizbullah yang mana kata2 dalam syairnya membuat bulu kuduk merinding.
Diantara kata2 tersebut adalah :
Kalian seperti yang kalian katakan, para tentara Allah dimedan perperangan..
Telah sampai kepadaku surat kalian yg didalamnya terdapat kemuliaan dan keimanan..
Kalian adalah janji yang benar..
Kalian adalah kemenangan kami yang pasti..
Kalian berasal dari pegunungan matahari yang mampu menerpa badai..
Dengan cengkraman kalian, dengan keperkasaan kalian, maka terjagalah rumah dan kehormatan..
Kalian adalah pada pencipta peradaban..
Kalian adalah kebangkitan nilai-nilai kemanusiaan..
Kalian kekal sekekal butir-butir beras ditangkainya..
Kalian adalah kebanggaan bangsa kami..
Kalian adalah para pemimpin..
"KALIAN ADALAH MAHKOTA DIKEPALA KAMI"

Rabu, 06 Januari 2016

Hizbullah mengumumkan bahwa kelompok pendukung pejuang Samir Quntar menembakkan roket berdaya ledak besar di jalan menuju Zebdine, di daerah Ladang Shebaa wilayah Lebanon yang diduduki. Serangan itu menargetkan kelompok mekanik Israel dan menyebabkan hancurnya  kendaraan militer Hummer serta melukai beberapa orang yang berada di dalamnya.


Media milik Hizbullah menyebutkan bahwa kendaraan militer Hummer Israel hancur di tempat. Serangan tersebut juga telah menyebabkan kerusakan parah pada tank lapis baja Centurion.
Seorang juru bicara tentara Israel, Ovijaa Adraei, menjelaskan bahwa sebuah rudal dengan daya ledak berat telah menargetkan dua kendaraan lapis baja milik militer Israel di Gunung Dov dekat daerah selatan Lebanon. Dia juga menambahkan bahwa pasukan Israel menanggapi serangan tersebut dengan tembakan artileri ke arah target dekat selatan Lebanon.
Kantor berita “Nna-leb” menyebutkan bahwa sembilan tembakan artileri Israel mendarat di sekitar kota Wazzani di Lebanon selatan, sebagaimana yang dilansir situs “Wanet” (milik surat kabar Yediot Ahronot Ibrani) bahwa tembakan artileri tentara Israel itu mengenai beberapa rumah di daerah Wazzani hingga menyebabkan kerusakan parah, pemboman berhenti setelah sekitar 54 menit dan wilayah perbatasan itu kembali tenang.
Situs Wanet juga melaporkan keterangan dari para pemukim di wilayah utara, mereka mengatakan mendengar ledakan besar di perbatasan, kemudian pihak berwenang setempat di Galilea bergegas mengevakuasi sekolah Har Figue di pemukiman Dafna dekat wilayah Lebanon.
Sementara itu, media Ibrani lainnya melaporkan adanya kecurigaan penyusupan beberapa elemen Hizbullah ke daerah Ladang Shebaa yang diduduki. [SFA]

Tag: #Hizbullah, #Samir Qintar, #Israel

Senin, 21 Desember 2015

Sebanyak tiga roket ditembakkan dari Lebanon selatan dan mendarat di Israel utara, Ahad (20/12). Israel membalasnya dengan tembakan artileri. Tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan.


Para pejabat keamanan Lebanon mengatakan, roket tersebut ditembakkan dari wilayah selatan kota pelabuhan Lebanon, Tirus.

Peluncuran roket terjadi di tengah ketegangan di perbatasan setelah seorang pejuang kelompok militan Lebanon Hizbullah, Samir Qantar, tewas akibat serangan udara di Suriah. Sebelumnya, Qantar melakukan serangan terkenal di Israel.

Hizbullah menyalahkan Israel untuk serangan udara dan mengatakan akan membalas kematiannya. Tidak ada konfirmasi bila serangan roket tersebut terkait dengan ancaman Hizbullah.

Qantar menghabiskan hampir 30 tahun di sebuah penjara Israel sebagai hukuman. Pada 1979 ia membunuh seorang polisi Israel bersama ayah dan putrinya yang berusia empat tahun. Qantar kembali ke Lebanon dalam pertukaran tahanan yang kontroversial.[Rep]

Minggu, 20 Desember 2015

Samir Quntar (biasa juga dipanggil Samir Qintar) adalah tawanan Arab yang paling lama meringkuk di penjara Isreal. Badannya yang tegap dan wajahnya yang garang tak membuatnya enggan senyum. Dalam suaranya yang lantang tersimpan segudang keyakinan. Asam garam perlawanan telah melumuri sekujur tubuhnya.

Samir Quntar 

Quntar ditangkap tentara Israel pada 1978. Waktu itu usianya baru 16 tahun 7 bulan. Bersama beberapa kawannya, Quntar melancarkan operasi penculikan terhadap seorang ilmuwan nuklir Israel yang bermukim di Naharia. Mereka ingin menukar sang ilmuwan dengan ratusan pejuang Arab yang ditawan Israel.

Operasinya memang gagal. Quntar tertangkap bersama dua rekan lainnya. Satu kawan lainnya tewas tertembak tentara Israel. Sang ilmuwan dan seorang putrinya juga akhirnya mati tertembus peluru tentara Israel dalam baku tembak yang berlangsung nyaris sehari semalam. Dalam sidang pengadilan, Quntar membantah tuduhan zionis bahwa dia yang membunuh putri kecil itu, lantaran saat itu dia telah kehabisan amunisi dalam baku tembak beberapa jam sebelumnya.

Israel membesar-besarkan kejadian penangkapan itu demi menutupi kegagalan tentaranya menumpas operasi militer pejuang wanita Palestina bernama Dalal Maghribi beberapa bulan sebelumnya. Dalal dan 4 orang kawannya berhasil menewaskan 30 tentara Israel dalam sebuah operasi militer faksi perlawanan Palestina paling spektakuler era 1970-an.

Tapi Allah telah menyiapkan peran lain bagi Samir Quntar: berjuang dalam terali besi. Pemuda itu tumbuh sebagai musuh dalam selimut. Ibarat bom waktu yang terus berdetak mendekat pada momen ledakan, Israel selalu merasa terancam olehnya.

Selama 30 tahun dalam penjara, Quntar menolak berjabat tangan dengan semua penawannya. Dia memegang sikap Syaikh Raghib Harb (salah seorang pendiri Hizbullah) yang menyatakan bahwa jabat tangan adalah pengakuan. Penjajah adalah makhluk asing yang tak patut “diakui” dan tak bisa diterima layaknya tamu.

Berbagai teknik interogasi dan penyiksaan tak membuat Quntar gentar. Selama masa penahanannya, Israel tak berhasil mengorek satu pun informasi penting berkaitan dengan organisasi perlawanan Lebanon. Bahkan, sejak berhubungan dengan Hizbullah (berdiri tahun 1982) pada sekitar tahun 1988, Israel tak berhasil mendapat informasi secuil pun dari Qintar.

Qintar malah berhasil mengorganisir beberapa protes terbesar dalam penjara Haderim dan menuntut perbaikan nasib para tahanan. Tuntutan terbesarnya yang kemudian dikabulkan Israel adalah penghapusan aturan yang melarang tahanan untuk membaca buku dan meraih gelar pendidikan.

Tiga puluh tahun masa tahanan justru membuat Quntar makin besar dan berpengaruh. Pandangan-pandangannya didengar oleh sebagian besar faksi perlawanan Palestina. Kedekatannya dengan Hizbullah berhasil merekatkan hubungan organisasi yang dituduh memiliki agenda sektarian oleh antek-antek Amerika Serikat di Timur Tengah itu dengan faksi-faksi perlawanan Palestina yang umumnya beraliran Sunni. Dia tumbuh menjadi legenda.

Dalam salah satu ceramahnya, pimpinan Hizbullah Sayid Hasan Nashrallah berjanji membebaskan Quntar. Di penjara, dia menyatakan bahwa ucapan Sekjen Hizbullah itu akan terbukti. Tapi seorang petinggi militer Israel dengan tegas menyatakan padanya bahwa dia dan seluruh struktur keamanan di Israel akan memastikan bahwa ucapan itu takkan mungkin terpenuhi. Alasannya, belum lahir seorang Arab yang bisa membebaskannya dari tahanan.

Tapi Allah menakdirkan lain. Pada 12 Juli 2006, Hizbullah memutuskan menculik dua tentara Israel untuk pertukaran tawanan. Target Hizbullah: Quntar bisa bebas. Lalu perang pecah dan berakhir dengan kekalahan Israel. Melalui mediasi Jerman, sebuah negosiasi dimulai. Tanggal 16 Juli 2008 Quntar akhirnya dibebaskan dalam pertukaran tahanan. Dalam ceramah pertamanya, dia menyebutkan adu mulutnya dengan petinggi Israel di penjara Haderim yang memastikan bahwa orang Arab yang akan membebaskannya belum lahir. Di mimbar itu Quntar berseru: “Dia benar-benar sudah lahir. Nama Sayyid Hasan Nashrullah. Dan dia sudah melahirkan banyak orang sepertinya!”

Tanggal 20 Juli 2011 silam, Quntar genap berusia 46 tahun. Sejumlah kader Hizbullah merayakan ulang tahun Quntar dengan menghadiahinya senjata Israel yang berhasil dirampas Hizbullah pada perang 2006. Quntar menitikkan air mata dan mencium senjata tersebut. Lalu dia mengucapkan bahwa senjata itulah yang akan dia pakai untuk membalas kematian Syahid Imad Mughniya: komandan penculikan dua tentara Israel yang ditukar dengan kebebasannya.

Samir Quntar juga menyatakan bahwa konflik dunia Arab dan dunia Islam dengan Israel bukan hanya konflik geografis(karena Israel tidak memiliki wilayah geografis) , tapi konflik yang bersifat ideologis dan moral. “Sebagai orang Muslim, orang Arab dan manusia kita bertanggungjawab untuk melawan rezim rasis, penindas dan penjajah seperti Israel. Berapa pun harga yang harus dibayar, perlawanan ini harus terus berjalan hingga rezim yang ditanam oleh kaum imperialis ini hilang dari kawasan kita.”

Hari ini, tanggal 19 Desember 2015, Samir Quntar meraih cita-citanya, gugur di jalan perlawanan terhadap Israel. Dia tewas dalam gedung yang dihantam pesawat Israel di Jaramana, wilayah Suriah.[IslamIndonesia] 

Rabu, 16 Desember 2015

Namanya Dicatut dalam Koalisi Islam, Pakistan Protes Saudi




Deputi Menteri Luar Negeri Pakistan memprotes langkah sepihak Arab Saudi yang mencantumkan nama negara itu sebagai salah satu anggota koalisi yang disebut Riyadh, koalisi anti-terorisme.

IRNA (16/12) melaporkan, Aizaz Ahmad Chaudhry, Deputi Menlu Pakistan di Islamabad mengatakan, "Pemerintahan Nawaz Sharif, tidak mengetahui bagaimana tiba-tiba nama Pakistan dimasukkan ke dalam daftar negara anggota koalisi Saudi."

Kantor berita Saudi, Selasa (15/12) secara sepihak mengumumkan nama 34 negara Islam sebagai anggota koalisi anti-terorisme pimpinan Saudi, tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan negara-negara bersangkutan.

Riyadh mengklaim, negara-negara itu sepakat untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpinnya.

Selain Pakistan, Lebanon juga protes karena namanya dimasukkan ke dalam daftar negara anggota koalisi Saudi tersebut.

Sebelumnya nama Pakistan dimasukkan ke dalam koalisi agresi ke Yaman tanpa koordinasi. Langkah tersebut spontan memicu protes Islamabad.



Langkah Saudi itu dilakukan padahal Riyadh terbukti memberi dukungan dana dan senjata kepada kelompok-kelompok teroris termasuk ISIS dan Front Al Nusra, serta terlibat dalam pembantaian rakyat Suriah, Irak dan Yaman. [IRIB Indonesia] 

Rabu, 18 November 2015

Sayyid Hasan Nasrallah, sekjen Hizbullah, Berbicara tentang ISIS :


“Binatang buas bernama ISIS yang tidak membedakan antara kawan, lawan dan mitra seperjanjian adalah ancaman bagi semua. Dalam sejarah tidak ada yang menyerupai kekejaman ISIS. Mereka mengubur anak-anak kecil dan kaum wanita Yazidi. Entah bagaimana mereka bisa sedemikian kejam. Lihatlah aksi mereka di Suriah dan Irak, mereka membunuh semua orang.
Ada yang beranggapan bahwa di Irak terjadi perang Syiah-Sunni. Berapa jumlah Syiah di Salahuddin dan Nineveh, sedangkan ISIS telah menghancurkan semua masjid dan membabat para pemuka agama komunitas-komunitas adat Ahlussunnah yang enggan membaiat mereka?
ISIS tak kenal belas kasih kepada Sunni, Syiah, Kristen, Yazidi dan lain-lain. Mana ada logika agama yang membolehkan penjebakan dan pengepungan puluhan ribu orang ke gunung supaya mereka mati tercekik kelaparan dan kehausan, apalagi di depan mata khalayak dunia?
Bahaya hewan buas yang tidak membedakan umat Islam Syiah dan Sunni serta umat Kristiani, Druze, Yazidi, Arab dan Kurdi ini, kian hari kian berkembang dan membesar. Di Suriah dan Irak memang ada pihak-pihak yang berjuang melawan ISIS, tapi tampaknya fasilitas dan perlengkapan yang telah diberikan kepada mereka ( ISIS ) sangat banyak dan besar, dan inilah yang membangkitkan kekhawatiran semua orang, dan sudah seharusnya mereka khawatir.
Sebagian pemimpin Kurdi beranggapan bahwa ISIS akan berhenti di satu titik dan bukan ancaman bagi wilayah otonomi Kurdistan. Ini terjadi mungkin karena ada jaminan-jaminan tertentu dari ISIS dan para pendukungnya di kawasan.
Nyatanya sekarang ISIS sudah berada di kawasan yang berjarak sekitar 30-40 kilometer dari Arbil, dan kitapun lantas mendengar teriakan minta tolong mereka (Kurdi) kepada Amerika, Barat, Iran, Irak dan lain-lain.
“Binatang buas bernama ISIS yang tidak membedakan antara kawan , lawan dan mitra seperjanjian adalah ancaman bagi semua. Dalam sejarah tidak ada yang menyerupai kekejaman ISIS. Mereka mengubur anak-anak kecil dan kaum wanita Yazidi. Entah bagaimana mereka bisa sedemikian kejam. Lihatlah aksi mereka di Suriah dan Irak, mereka membunuh semua orang.Karakteristik ISIS antara lain ialah memanfaatkan para penganut faham Wahhabi dan simpatisan al-Qaeda. Karena itu ISIS menarik para anggota Front al-Nusra, terutama dengan imbalan uang Dolar Amerika Serikat, dan tidak ada persoalan antarmereka dari segi ideologi, pemikiran dan perilaku. Perbedaan antara mereka hanya berkenaan dengan masalah kekhalifahan, antara Abu Muhammad al-Julani dan Abu Bakar al-Baghdadi".
Sekarang kami berkeyakinan bahwa setiap orang yang berkemampuan harus terlibat dalam perang ini demi membela Lebanon, Suriah, Irak, Palestina dan semua kawasan, serta demi membela umat Islam, Kristen dan penganut agama-agama minoritas. Semua polemik pemikiran, strategis, taktik dan politik harus dikesampingkan, karena sekarang ada sebuah bahaya besar yang sedang melakukan aksi pendudukan, pergerakan dan pembunuhan mengerikan yang tak mengenal ketentuan dan batasan pemikiran, moral, kemanusiaan dan syariat apapun,”
[ Hizbullah telah bertempur langsung melawan ISIS dan kelompok teror-jihad lainnya, di perbatasan Suriah-Lebanon.]

Minggu, 15 November 2015

Adel Termos, kala itu bersama dengan putrinya sedang berjalan-jalan di pasar terbuka di Selatan Beirut, distrik al-Barajneh ketika mendengar suara ledakan. Sebuah bom telah diledakkan. Pecahan kaca dan puing-puing reruntuhan bangunan berterbangan kemana-mana. Kekacauan terjadi dan suasana begitu tegang. Saat itulah Termos menyadari pembom bunuh diri kedua bersiap melakukan serangan, dan saat itulah, dalam waktu sepersekian detik Termos memutuskan untuk mengatasi penyerang itu.


Bom pada akhirnya meledak juga, namun tidak di pusat keramaian. Termos dan putrinya menghalangi pembom yang berusaha mendekati keramaian di depan masjid. Ia dan putrinya meninggal di tempat kejadian. Tapi pengorbanan Termos setidaknya menyelamatkan lebih banyak nyawa, puluhan, atau mungkin ratusan.

“Ia menjatuhkannya (bomber) ke tanah, menyebabkan bom yang dikenakannya meledak,” ungkap Elie Fares, seorang dokter asli Beirut, kepada PRI. “Ada banyak, banyak sekali kelurga, ratusan keluarga mungkin, yang berhutang keutuhan keluarganya pada pengorbanan Termos,”



Afiliasi ISIS di Twitter mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, meskipun belum ada cara untuk memverifikasi secara independen. Para teroris menurut lapor CNN dikirim oleh sel ISIS DI Suriah.

Sebuah band online memuji Termos sebagai pahlawan dan meminta orang-orang untuk mengingatnya dan korban lainnya. Mereka menyayangkan Liputan media saat ini telah mengabaikan serangan Beirut dan hanya memberi dukungan luar biasa pada peristiwa Paris.

Di akun facebook, seorang blogger India, Karuna Ezara Parikh memposting sebuah puisi yang setelah diunggah menjadi begitu populer. Di dalamnya ia meminta para pembaca untuk tidak hanya berdoa untuk Paris, namun untuk dunia, di dunia dimana Beirut yang juga menderita akibat pemboman, tidak diberi perhatian sedikitpun oleh media.


Seperti dilaporkan sebelumnya oleh News.Mic, serangan di Paris dan Beirut hanyalah gelombang terbaru dari terorisme yang melanda dunia dalam beberapa bulan terakhir. Baru beberapa minggu lalu, sebuah pesawat Rusia telah jatuh di dekat resor Sharm el-Sheikh Mesir, dengan kemungkinan serangan bom. Pada bulan Juli, tentara Mesir menewaskan hampir 100 militan di Sinai selama pertempuran di sana. Sementara itu di ibukota Turki Ankara, hampir 100 tewas dalam ledakan. Semua serangan itu dikonfirmasi diduga terkait dengan ISIS. Di twitter nama Adel Termos sempat mencuat.


Di saat dunia terus berduka atas kematian 150 orang di Paris di tangan para pelaku yang diduga adalah ISIS, dunia melupakan sebuah tragedi yang tak kalah mengerikan yang letaknya lebih dari 2000 mil dari Paris, Beirut.

Dunia bahkan luput dari mengetahui bahwa seorang pahlawan telah mengorbankan nyawanya disana, demi menyelamatkan kehidupan banyak orang dari peristiwa bom bunuh diri yang dilakukan para teroris Wahabi isis .(ARN )

Minggu, 01 November 2015

Oleh: Denny Siregar 

Kepada Yth.
Habib Rizieq yang saya cintai
dan para FPI Fans Club


Sungguh saya tidak habis pikir apa yang anda dan FPI mau perlihatkan ? Kalian membawa2 nama Islam tapi kelakuan kalian sama sekali tidak menjadi rahmat bagi sekitarnya.

Apakah kalian ingin mencontoh Hizbullah di Lebanon atau Hamas di Palestina ? Kalau memang iya, mari saya tunjukkan faktanya.

Hizbullah di Lebanon begitu dicintai warganya. Dan catat, warga Lebanon itu separuhnya Kristen, bahkan Presidennya dari Kristen Maronit. Tapi mereka cinta kepada Hizbullah yang notabene adalah muslim, sama seperti organisasi kalian, bib.

Mengapa begitu ?
Karena mereka membela negaranya, bukan agamanya.

Mereka membela Lebanon dari serangan Israel dan juga ISIS. Bahkan karena melihat begitu tulusnya Hizbullah, banyak warga Kristen yang bergabung bersama mereka. Bayangkan, Kristen bergabung di panji Muslim. Pernah anda bayangkan, wahai Habib ?

Sudah sejak lama warga Lebanon cinta mati terhadap Hezbullah. Lebanon hancur karena perang saudara dan perang agama selama 15 tahun, mereka sudah kehilangan segalanya. Maka datanglah Hezbullah dan membangun rumah2 mereka yg hancur, infrastrukttur yang rusak tanpa pernah bertanya siapa yang salah. Kedamaian tercipta karena tangan yg kuat tidak dipergunakan untuk zolim, tapi melindungi.

Hizbullah sangat kuat, bahkan Israel takut sama mereka. Coba pikir, dengan kekuatan mereka apakah mereka mampu untuk merebut pucuk pemerintahan Lebanon ? Sangat mampu !
Tapi, kenapa mereka tidak mau lakukan itu ? Mereka tidak bernafsu !

Mereka tidak haus kekuasaan. Mereka tidak butuh penghormatan, karena apa yang mereka lakukan 100 persen karena Tuhan. Semua karena Tuhan. Catat itu, bib.

Apakah ketika Presiden Lebanon dipimpin oleh Kristen Maronit, mereka langsung membuat Presiden tandingan ?[merujuk pada FPI yang membuat gubernur tandingan-red] 

Baca juga:
Pujian Penyanyi Kristen untuk Hizbullah Libanon, VideoOleh : Aldo Shahab Wahai orang-orang yang berjubah ...

Mereka bukan kalian, yang merasa risih dipimpin oleh orang kafir karena dilarang agama. Karena sebenarnya Lebanon tidak memimpin Hezbullah, merekalah yang memimpin Lebanon. Apa jadinya Lebanon tanpa Hizbullah ? Rata dengan tanah disapu Israel, bib.

Kenapa FPI tidak bisa begitu, menjadi kebanggaan warganya ? Kenapa kalian tidak bisa seperti itu, bib ?
Kalian malah menjadi momok bagi kaum kecil dan bahan ejekan bagi kaum berpendidikan. Kemana rasa malu kalian, bib ? Apakah sudah dihilangkan Tuhan karena kalian selalu ber-takbir atas namaNya tapi perilaku kalian malah memburukkan namaNya ?

Kalau anda mau, ini kalau anda mau bib, berangkatlah ke Lebanon dan bertemulah dengan Sayyid Hassan Nasrallah. Duduklah bersama Sayyid dengan Sayyid, kalian berdua keturunan Rasulullah, bukan ? Apa anda malu karena di hadapan beliau ternyata kalian masih duduk taman kanak-kanak bib ?

Tidak usah ngomong strategi perang, bahkan dari segi ahlak kalian jauh di bawah beliau. Begitu di hormatinya Sayyid Hassan Nasrallah, sehingga satu kata saja dari beliau untuk berangkat perang, separuh warga Lebanon hilang. Tukang parkir, supir taksi, pemilik restoran semua jadi satu di medan perang.

Saya sudahi saja cerita tentang Hezbullah, sangat panjang jika saya harus bercerita tentang Hamas.
Minumlah kopi, bib.. Mungkin itu bisa menyegarkan pikiran. Jangan sering marah2 bib, hati2 stroke. Pimpinlah FPI ke arah yang benar, bib karena ratusan dari mereka adalah tanggung jawab anda sebagai pimpinan nanti di depan Tuhan.

Kami ingin bangga kepada anda dan organisasi anda, bangunlah kebanggaan itu. Siapa tahu suatu saat nama FPI ditakuti negara2 tetangga, sehingga mereka berfikir seribu kali untuk masuk ke Indonesia.
Jihad itu untuk menahan serangan dari luar, bib bukan memerangi saudara serumah.
Sekian dan terima-kasih dari saya.

Nb :
Ohya, bib.. Simpan saja panah2 itu yg katanya mau dibawa ke Palestina. Disana perang pake rudal laser dan drone tanpa awak bib. Saya beritahu ini, mungkin habib belum paham kalau disana musuhnya Israel dan bukan Yoda Akbar.

Tag: #Habib Riziq, #FPI, #Hizbullah, #Kristen Lebanon, #Israel, #yoda akbar, #gubernur tandingan 

Terbaru

Seri Kekejaman ISIS

Video

Mengenang Kembali Bom Teroris Wahabi Saat Peringatan Maulid Nabi


VIDEO Terbaru

Random Post

pks