Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestina. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2016

Pemerintah Republik Islam Iran dengan tegas menolak permintaan Jerman untuk mengakui keberadaan Israel 


Pemerintah Iran dilaporkan telah menolak permintaan Menteri Ekonomi Jerman Sigmar Gabriel untuk mengakui Israel. Permintaan itu dilontarkan Jerman sebagai syarat untuk menormalisasikan hubungan dengan Jerman.

Permintaan itu dijawab langsung oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran. Ia mengatakan bahwa Republik Islam Iran “tidak akan pernah” mengakui Israel hanya sebagai syarat untuk menormalisasikan hubungan dengan Jerman.  

“Hubungan antara Iran dan Jerman adalah didasarkan pada saling menghormati dan kepentingan. Karena itu, tidak ada syarat yang dapat diterima dalam hal ini,” ujar Juru Bicara Iran Bahram Qasemi, sebagaimana dilansir Arutz Sheva, Minggu (2/10/2016).

“Iran menganggap membela hak-hak rakyat Palestina sebagai prinsip kebijakan luar negeri. Iran tidak akan pernah dan dalam kondisi apapun tidak akan meninggalkan Palestina,” tambahnya. “Republik Islam Iran tidak akan pernah mengizinkan negara manapun untuk mencampuri urusan luar negeri Iran ,” tegas Qasemi.

Permintaan menteri Jerman itu datang saat ia melakukan wawancara dengan sebuah media di Jerman menjelang kunjungannya ke Iran. Dalam pernyataannya, Gabriel mengatakan bahwa Iran hanya dapat memiliki hubungan yang normal dengan Jerman apabila Iran mau mengakui hak Israel.

Pada tahun lalu, Gabriel juga meminta hal serupa sebelum melakukan kunjungan kenegaraan ke Iran. Menurutnya, Iran harus mengakui Israel agar dapat memiliki hubungan ekonomi yang normal dengan Jerman. "Tidak mengakui hak (Israel) untuk ada adalah sesuatu yang kami (Jerman) tidak bisa terima," tegas Gabriel.

Sumber: okezone

Minggu, 03 Juli 2016


Oleh : Ahmad Zainul Muttaqin

PERNYATAAN RESMI PFLP (FRONT POPULER UNTUK PEMBEBASAN PALESTINA) MENGENAI "NORMALISASI" HUBUNGAN TURKI DAN ISRAEL

Saya terjemahkan pernyataan resmi Front PFLP Gaza langsung dari website resmi mereka:

"Normalisasi hubungan antara Turki dan Israel adalah sangat MENCURIGAKAN dan MENGANCAM. Langkah "normalisasi" hanyalah PENIPUAN Rezim Erdogan yang sebenarnya tidak pernah menghentikan kerjasama ekonomi, militer dan keamanan-nya dengan Israel. Isu blokade Gaza hanyalah kartu yang dimainkan dalam kerangka konflik regional.

PFLP dengan ini menyerukan seluruh faksi Palestina untuk bersatu untuk menghadapi bahaya yang ditimbulkan oleh aliansi ini yang merupakan pengepungan bagi front Muqawwamah (perlawanan) di kawasan khususnya Muqawwamah Palestina. 

Hubungan regional antara Turki dan Zionis adalah bersifat DALAM DAN KEKAL, jauh melampaui frase "normalisasi" dan "pemulihan hubungan".

Volume perdagangan antara Turki dan Zionis Israel sama sekali tidak menurun dalam beberapa periode terakhir, bahkan meningkat dua kali lipat di era sekarang. Aliansi antara Turki dan entitas Zionis dimaksudkan untuk melawan kemajuan gerakan-gerakan revolusi di kawasan, dan skema Zionis UNTUK MENJARAH GAS ALAM MILIK RAKYAT PALESTINA, yang nilai kerjasamanya 800 Miliar US DOLLAR, yang nilainya jauh lebih berharga bagi Borjuis Turki dan entitas Zionis daripada seluruh rakyat arab.

Disaat rakyat Palestina menyerukan boikot terhadap negara Zionis, Erdogan justru menguatkan hubungannya dengan Zionis dengan biaya yang ditanggung rakyat Palestina, khususnya Gaza."

Sumber: Website resmi PFLP 

Minggu, 31 Januari 2016



Syaikh Muhammad Nimar Zaghmout ketua Federasi Ulama Muslim Internasional di Palestina menjelaskan bahwa arus garis keras sekte Takfiri Wahabi itu datangnya dari setan. Karena kejahatan yang telah dilakukan amat sangat keji bagi kemanusiaan.

Ia menekankan bahwa kelompok-kelompok radikal sama sekali tidak berhubungan dengan Islam. Syaikh Zaghmout dalam sebuah pernyataannya di sela-sela Konferensi Persatuan Islam Internasional ke-29 di Teheran pada hari Minggu (27/12), mengungkapkan beberapa kejahatan terkait penghancuran kuburan para wali oleh kelompok-kelompok radikal itu.

Ia mengatakan bahwa semua itu merupakan bukti jelas akan begitu jauhnya arus Takfiri Wahabi dari ajaran Islam. Dalam konteks yang sama, tokoh agama terkemuka Palestina itu menyebutkan beberapa kejahatan pembantaian yang dilakukan oleh kelompok Takfiri Wahabi ISIS di Irak, Suriah, Yaman dan Libya.

Ia menekankan bahwa gerakan ini tidak ada hubungan dengan Islam, mereka dengan sengaja membunuh warga Muslim Irak, Suriah, Yaman dan Libya, karena ingin mengalihkan perhatian terhadap masalah Islam yang pertama yaitu pembebasan Palestina dari cengkeraman musuh Zionis.

Ia melanjutkan bahwa Zionislah yang membangun kelompok-kelompok Takfiri, yang bertujuan untuk memukul Islam dan mengalihkan perhatian umat Islam dari isu-isu pembebasan Palestina dan Masjid al-Aqhsa.

Dia mengungkapkan penyesalannya atas apa yang telah dilakukan oleh beberapa penguasa Arab yang jelas-jelas memberikan dukungan kepada musuh yang menjajah dan merampas Palestina, dan melakukan transaksi perdagangan dengan mereka (Zionis).[AlJazera-news]

Tag : #Ajaran Setan

Senin, 28 Desember 2015

Menteri Kesehatan Palestina secara resmi telah membuka Rumah Sakit Indonesia pada hari Minggu (27/12) kemarin. Rumah sakit ini ditujukan untuk memberi pelayanan kesehatan bagi penduduk di wilayah utara Gaza, setelah ditutupnya Rumah Sakit Kamel Odwan untuk tujuan perbaikan.


The Palestinian Information Center melaporkan bahwa para relawan Indonesia telah mengawasi pembangunan rumah sakit di utara Gaza tersebut. Rumah sakit yang awalnya diresmikan pada tanggal 15 Juni itu dibangun atas sumbangan oleh warga negara Indonesia.

Rumah sakit baru itu memiliki 100 tempat tidur, empat kamar operasi, 10 tempat tidur ICU, dan 10 tempat tidur darurat.

Juru bicara Kementerian Ashraf Qudra mengatakan bahwa rumah sakit baru itu kini menjadi rumah sakit utama di Gaza utara, karena menyediakan layanan medis yang khusus serta modern.

“Rumah sakit yang diberi nama Rumah Sakit Indonesia ini juga memiliki fasilitas dukungan medis yang lengkap. Seperti, klinik24 jam, alat Ct-Scan, serta sejumlah peralatan medis modern dan up-to-date,” jelasnya.

Mulai dari hari Minggu kemarin, warga utara Gaza sudah bisa pergi ke Rumah Sakit Indonesia yang baru tersebut untuk mendapatkan pelayanan medis, tambah juru bicara tersebut. [ARN]

Berikut ini adalah ucapan selamat dari Joserizal Jurnalis dalam akun Facebook nya sebagai Relawan yang ikut meresmikan Rumah sakit Indonesia di Gaza Palestina, "Alhamdulillah, Rumah Sakit Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza, Palestina sudah digunakan oleh masyarakat Gaza.
SELAMAT KEPADA RAKYAT INDONESIA ATAS DUKUNGAN KEMANUSIANNYA KEPADA RAKYAT PALESTINA
Semoga ALLAH SWT menerima amal kita semua dan menolong rakyat Palestina". 

Video peresmian RS Indonesia di Gaza Palestina :


Kamis, 24 Desember 2015

Seorang pria  ditangkap oleh polisi Palestina. Ia dilaporkan akan melakukan serangan bom bunuh diri, meskipun ada anggota keluarganya di tempat ia beraksi.

Pria ini mengatakan kalau 72 bidadari sedang menunggunya di surga dan tak ada alasan logis untuk menikahi satu orang wanita di bumi.

Saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi, pria ini mengatakan:
”Jika aku pergi meledakkan diri dan aku lihat keluargaku ada di sana, aku akan tetap meledakkan diriku.”
”Siapapun yang tak mau ikut berjihad adalah bukan orang yang tak bersalah. Hanya yang tak bersalah yang bisa berjihad di Miranshah.”

Jika ditanya apakah dia ingin menikah, ia menjawab : ”Tidak, 72 bidadari sedang menungguku di surga, jadi kenapa aku harus punya satu di dunia ?”
”Mereka akan diperlakukan di sana (surga) sesuai dengan keinginan mereka. Jika mereka mendukung pemerintah, maka mereka akan diberi jawaban yang sesuai.” lanjut si pemuda. [tribunnews]

Minggu, 20 Desember 2015

Samir Quntar (biasa juga dipanggil Samir Qintar) adalah tawanan Arab yang paling lama meringkuk di penjara Isreal. Badannya yang tegap dan wajahnya yang garang tak membuatnya enggan senyum. Dalam suaranya yang lantang tersimpan segudang keyakinan. Asam garam perlawanan telah melumuri sekujur tubuhnya.

Samir Quntar 

Quntar ditangkap tentara Israel pada 1978. Waktu itu usianya baru 16 tahun 7 bulan. Bersama beberapa kawannya, Quntar melancarkan operasi penculikan terhadap seorang ilmuwan nuklir Israel yang bermukim di Naharia. Mereka ingin menukar sang ilmuwan dengan ratusan pejuang Arab yang ditawan Israel.

Operasinya memang gagal. Quntar tertangkap bersama dua rekan lainnya. Satu kawan lainnya tewas tertembak tentara Israel. Sang ilmuwan dan seorang putrinya juga akhirnya mati tertembus peluru tentara Israel dalam baku tembak yang berlangsung nyaris sehari semalam. Dalam sidang pengadilan, Quntar membantah tuduhan zionis bahwa dia yang membunuh putri kecil itu, lantaran saat itu dia telah kehabisan amunisi dalam baku tembak beberapa jam sebelumnya.

Israel membesar-besarkan kejadian penangkapan itu demi menutupi kegagalan tentaranya menumpas operasi militer pejuang wanita Palestina bernama Dalal Maghribi beberapa bulan sebelumnya. Dalal dan 4 orang kawannya berhasil menewaskan 30 tentara Israel dalam sebuah operasi militer faksi perlawanan Palestina paling spektakuler era 1970-an.

Tapi Allah telah menyiapkan peran lain bagi Samir Quntar: berjuang dalam terali besi. Pemuda itu tumbuh sebagai musuh dalam selimut. Ibarat bom waktu yang terus berdetak mendekat pada momen ledakan, Israel selalu merasa terancam olehnya.

Selama 30 tahun dalam penjara, Quntar menolak berjabat tangan dengan semua penawannya. Dia memegang sikap Syaikh Raghib Harb (salah seorang pendiri Hizbullah) yang menyatakan bahwa jabat tangan adalah pengakuan. Penjajah adalah makhluk asing yang tak patut “diakui” dan tak bisa diterima layaknya tamu.

Berbagai teknik interogasi dan penyiksaan tak membuat Quntar gentar. Selama masa penahanannya, Israel tak berhasil mengorek satu pun informasi penting berkaitan dengan organisasi perlawanan Lebanon. Bahkan, sejak berhubungan dengan Hizbullah (berdiri tahun 1982) pada sekitar tahun 1988, Israel tak berhasil mendapat informasi secuil pun dari Qintar.

Qintar malah berhasil mengorganisir beberapa protes terbesar dalam penjara Haderim dan menuntut perbaikan nasib para tahanan. Tuntutan terbesarnya yang kemudian dikabulkan Israel adalah penghapusan aturan yang melarang tahanan untuk membaca buku dan meraih gelar pendidikan.

Tiga puluh tahun masa tahanan justru membuat Quntar makin besar dan berpengaruh. Pandangan-pandangannya didengar oleh sebagian besar faksi perlawanan Palestina. Kedekatannya dengan Hizbullah berhasil merekatkan hubungan organisasi yang dituduh memiliki agenda sektarian oleh antek-antek Amerika Serikat di Timur Tengah itu dengan faksi-faksi perlawanan Palestina yang umumnya beraliran Sunni. Dia tumbuh menjadi legenda.

Dalam salah satu ceramahnya, pimpinan Hizbullah Sayid Hasan Nashrallah berjanji membebaskan Quntar. Di penjara, dia menyatakan bahwa ucapan Sekjen Hizbullah itu akan terbukti. Tapi seorang petinggi militer Israel dengan tegas menyatakan padanya bahwa dia dan seluruh struktur keamanan di Israel akan memastikan bahwa ucapan itu takkan mungkin terpenuhi. Alasannya, belum lahir seorang Arab yang bisa membebaskannya dari tahanan.

Tapi Allah menakdirkan lain. Pada 12 Juli 2006, Hizbullah memutuskan menculik dua tentara Israel untuk pertukaran tawanan. Target Hizbullah: Quntar bisa bebas. Lalu perang pecah dan berakhir dengan kekalahan Israel. Melalui mediasi Jerman, sebuah negosiasi dimulai. Tanggal 16 Juli 2008 Quntar akhirnya dibebaskan dalam pertukaran tahanan. Dalam ceramah pertamanya, dia menyebutkan adu mulutnya dengan petinggi Israel di penjara Haderim yang memastikan bahwa orang Arab yang akan membebaskannya belum lahir. Di mimbar itu Quntar berseru: “Dia benar-benar sudah lahir. Nama Sayyid Hasan Nashrullah. Dan dia sudah melahirkan banyak orang sepertinya!”

Tanggal 20 Juli 2011 silam, Quntar genap berusia 46 tahun. Sejumlah kader Hizbullah merayakan ulang tahun Quntar dengan menghadiahinya senjata Israel yang berhasil dirampas Hizbullah pada perang 2006. Quntar menitikkan air mata dan mencium senjata tersebut. Lalu dia mengucapkan bahwa senjata itulah yang akan dia pakai untuk membalas kematian Syahid Imad Mughniya: komandan penculikan dua tentara Israel yang ditukar dengan kebebasannya.

Samir Quntar juga menyatakan bahwa konflik dunia Arab dan dunia Islam dengan Israel bukan hanya konflik geografis(karena Israel tidak memiliki wilayah geografis) , tapi konflik yang bersifat ideologis dan moral. “Sebagai orang Muslim, orang Arab dan manusia kita bertanggungjawab untuk melawan rezim rasis, penindas dan penjajah seperti Israel. Berapa pun harga yang harus dibayar, perlawanan ini harus terus berjalan hingga rezim yang ditanam oleh kaum imperialis ini hilang dari kawasan kita.”

Hari ini, tanggal 19 Desember 2015, Samir Quntar meraih cita-citanya, gugur di jalan perlawanan terhadap Israel. Dia tewas dalam gedung yang dihantam pesawat Israel di Jaramana, wilayah Suriah.[IslamIndonesia] 

Jumat, 20 November 2015

Warga Gaza mamasang plakat dan baliho di berbagai sudut kota. Baliho untuk mengucapkan terima kasih kepada Republik Islam Iran atas dukungannya dalam perang delapan hari melawan rezim Zionis.

Baliho yang menunjukkan terima kasih warga Gaza kepada Iran 

Aksi itu dilakukan beberapa hari setelah para pejuang Palestina berhasil mencapai kemenangan dalam melawan agresi brutal Israel.
Pejabat Tel Aviv dan Gaza menyatakan dukungan penuh Iran termasuk salah satu faktor kemenangan pejuang Palestina melawan Zionis.

''Di plakat-plakat yang mereka pasang itu, warga Gaza mengucapkan terima kasih kepada Iran dalam bahasa Persia, Arab, Inggris dan Ibrani,'' tulis situs Irib.
Poster-poster lain yang tersebar di Gaza juga menggambarkan rudal Fajr-5 Iran. Rudal yang digunakan untuk pertama kalinya dengan menargetkan Yerusalem dan Tel Aviv.

Seorang pejabat senior Jihad Islam Palestina, Khader Habib, mengatakan hal itu wajar saja untuk menunjukkan rasa syukur atas peran Iran dalam membela bangsa Palestina.

Iran sering kali dituduh atau lebih tepatnya di fitnah oleh kaki tangan zionis Israel yang diwakili oleh situs-situs Wahabi sebagai corong Zionis yang efektif. Dalam media mereka Iran dikatakan  tidak pernah membantu perjuangan Rakyat Palestina. Gempuran fitnah yang terus menerus dihembuskan oleh situs radikal itu sama sekali tidak memiliki  pengaruh, bahkan sebaliknya, dengan sukarela dan penuh suka cita rakyat Palestina mengungkapkan ekspresi rasa terima kasihnya melalui bermacam cara seperti yg akan terlihat pada tayangan video dibawah ini. 



BUKTI APA LAGI YANG PALING MASUK AKAL SELAIN UNGKAPAN TERIMA KASIH  DARI PENERIMANYA? 



Selasa, 17 November 2015

oleh: Muhsin Labib

Jumat terakhir Ramadhan adalah hari monumental. Itulah hari yang telah disahkan oleh Imam Khomeini sebagai Hari Internasional Quds. Beliau menyeruakan umat Islam dan seluruh pecinta keadilan untuk turun ke jalan meneriakkan yel-yel anti Zionisme dan sekutunya serta memekikkan dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina menghadapi Zionisme yang didukung secara terang-terangan oleh Amerika dan Barat dan didukung secara diam-diam oleh rezim-rezim sekutu AS di Timur Tengah dan Dunia.


 Banyak orang, bahkan dari kalangan Muslim yang tidak akrab dengan Yaumul Quds. Aksi demo Yaumul Quds memiliki banyak dimensi, antara lain:

 Dimensi Ideologis 
 Secara hierarkis, mematuhi perintah faqih merupakan bagian dari kesadaran teologis (aqidah). Aqidah sebagai sesuatu yang abstrak hanya bias diwujudkan dalam bentuk aksi dan tindakan nyata. Selain merupakan pola pengamalan aqidah, melakukan aksi demo anti Zionisme bias dianggap sebagai salah satu cara mendeklarasikan baraah terhadap Thaghut, kaum mustakbirin dan kezaliman.

Dimensi Mistik 
 Berjalan sambil meneriakaan yel-yel anti zionisme dan kezaliman global di tengah ketidakpedulian adalah pengukuhan taubat dan tazkiyatunnafs seklaigus upaya menyadarkan diri untuk tidak menjadi zalim. Menangkal sinar panas surya, dan menerjang asap dan debu dalam keadaan puasa adalah momentum mengajarkan diri untuk merasakan manisnya kezuhudan, kesahajaan dan syahadah.

Dimensi Fikih 
 Sebagai penentu hukum wila’i, maka perintah Wali Amril Muslimin untuk melakukan aksi anti Zionisme pada setiap Jumat terakhir Ramadhan tidak biss dipisahkan dari ritual puasa. Salah satu dimensi puasa yang paripurna adalah berbagi dengan para mustadhafin.

 Dimensi Nasionalisme dan Konstitusi 
 Sebagai bangsa yang mendukung kemerdekaan setiap bangsa yang terjajah dan Negara penggagas Konferensi Asia Afrika (GNB), aksi damai menentang pendudukan Palestina merupakan wujud nasionalisme yang tertuang dalam UUD 45. Cinta Tanah Air harus diaplikasikan dalam bentuk dukungan nayata untuk bangsa-bangsa tertindah. Bangsa Palestina adalah satu-atunya anggota GNB yang belum merdeka.

 Dimensi Kemanusiaan 
 Ia juga merupakan isu kemanusiaan karena diiringi oleh perilaku rasialis Zionis yang membunuh sesama manusia hanya karena berbeda agama, merampas tanah dan kebebasannya melalui pembantaian massal paling sadis, membunuh anak kecil dan perempuan, merobohkan rumah, merampas harta benda dan mengusir penduduknya dari kampung halaman mereka.

Senin, 16 November 2015

Kelompok ISIS kembali membuat gara-gara dengan kelompok Hamas di Palestina setelah kelompok sayap ISIS mengaku menyerang pangkalan Hamas di Jalur Gaza dengan roket pada hari Jumat kemarin.

ISIS mengacau perjuangan rakyat Palestina 

 ISIS sebelumnya telah membuat Hamas marah setelah mereka menyerang kamp pengungsi Palestina di Yarmouk, Suriah.

Sejumlah saksi mata kepada AFP, mengatakan, bahwa mereka mendengar ledakan di dekat Khan Yunis. Namun, belum ada informasi soal kerusakan atau korban jiwa akibat ledakan dari serangan itu.

“Kelompok, yang menyebut dirinya para pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Yerusalem, mengatakan dalam sebuah pernyataan online, bahwa roket yang ditembakkan ditujukan untuk pangkalan yang diduduki oleh sayap bersenjata Hamas, Izzudin al-Qassam,” demikian laporan Jerusalem Post, yang dilansir semalam.

Serangan terbaru itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Hamas dan pendukung ISIS di Jalur Gaza. Hamas telah menangkap puluhan “jihadis” yang berafiliasi dengan ISIS di Jalur Gaza, Kamis lalu. Penangkapan itu dilakukan Hamas setelah terjadi serangkaian pemboman dalam beberapa pekan terakhir.

Awal pekan ini, Hamas juga menghancurkan sebuah masjid yang sering dikunjungi oleh para pendukung ISIS di Deir el-Balah. Hamas mengatakan bahwa masjid yang berupa tenda dan bukan bangunan beton itu kerap digunakan para ekstremis sebagai tempat pertemuan.

Namun, pendukung ISIS menuduh Hamas melancarkan tindakan keras besar pada komunitas laki-laki mereka. Mereka mengeluarkan peringatan untuk Hamas untuk melepaskan orang-orang yang ditangkap dalam waktu 72 jam atau menghadapi dampak dari tindakannya itu.(sindonews)

Minggu, 25 Oktober 2015



Syeikh Nasiruddin al-Albani, yang dianggap oleh mayoritas Wahabi-Salafi sebagai ulama terbesar mereka, telah mengeluarkan sebuah fatwa beberapa tahun yang lalu yakni bahwa semua kaum muslim di Palestina, Libanon Selatan, dan Dataran Tinggi Golan harus meninggalkan tanah/negeri mereka secara massal dan pergi ketempat lain.

Alasan dia (dan dia tetap memegangnya) bahwa setiap Negeri Muslim yang diduduki/dijajah oleh orang Non-Muslim maka menjadi Negeri Non-Muslim. Oleh karenanya setiap Muslim dilarang tinggal/menetap disitu.

Ketika beberapa orang menanyakan kepadanya, dengan terheran-heran, bahwa tidak akan ada satu negarapun didunia yang mau menampung orang-orang/bangsa Palestina, bahkan Saudi Arabia pun, dia mengatakan: “Mereka mungkin bisa mencoba pergi ke Sudan, disana mereka mungkin akan ditampung.”

Sebagai catatan, al-Albani ini adalah orang yang mengklaim dirinya sendiri sebagai ulama. Banyak yang menantangnya untuk menunjukkan walau satu saja ijazah yang diberikan kepadanya oleh sebarang gurunya (kalaupun dia punya).

Dia [albani] tidak pernah bisa menunjukkan/membuktikannya sampai sekarang. Yang kelihatan pada al-Albani justru fatwa-fatwanya samasekali tidak berdasar ilmu hadis, sementara para pengikutnya tetap menganggapnya sebagai “Muhaddis Masa Kini”. Dia banyak mengeluarkan fatwa dalam hampir semua ilmu-ilmu Islam. [Sarkub]

Terbaru

Seri Kekejaman ISIS

Video

Mengenang Kembali Bom Teroris Wahabi Saat Peringatan Maulid Nabi


VIDEO Terbaru

Random Post

pks