Tampilkan postingan dengan label Humor Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Politik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Desember 2016


Menjelang perayaan hari raya Natal , Front Pembela Islam (FPI) akan men sweeping sejumlah mall, dealer dan hotel.

Kedatangan mereka ke lokasi-lokasi tersebut guna melakukan himbauan kepada manajemen mall dan hotel, agar tidak memaksa karyawan muslim mengenakan atribut Natal, khususnya kostum Sinterklas.

Baca juga:
Komandan FPI Munarman hina Presiden, Panglima TNI dan Kapolri, VIDEO

Ketua Divisi Hukum FPI  mengatakan, pihaknya  menindaklanjuti fatwa MUI terkait imbauan bagi umat muslim untuk tidak mengenakan atribut agama lain. Sweeping ini juga akan dilakukan di markas markas TNI dan Polri agar tidak menggunakan atribut sinterklas saat Natal.

Baca Juga:
Video Serangan FPI saat Upacara Peringatan HUT Pancasila

"Jadi kami meminta agar manajemen mall ,Dealer dan Institusi TNI-Polri tidak memaksakan pegawainya yang beragama muslim, untuk turut menggunakan atribut natal," katanya.

Rabu, 30 November 2016

Ulama MUI Din Syamsuddin merayakan pesta ulang tahun bersama Tim Sukses Pasangan salah satu calon Gubernur DKI salah satunya nampak lieuis Seungkharisma.

Kasihan umat Islam ini, dari berbagai arah telah ditipu ormas yang mengatasnamakan Pembela Islam, belum lagi  para pemuka Islamnya yang terhimpun dalam wadah MUI juga menipunya. Semoga saja Umat Islam semakin sabar memegangi agamanya dengan teguh. Dan gejala makin banyaknya para ulama penjual agama ini dapat dilihat dari perilaku nya yang dengan sengaja seenaknya  mengeluarkan fatwa titipan dari para aktor politik.

Bahkan orang yang dianggap ulama ini telah meniru budaya orang-orang yang sering mereka sebut dengan 'kafir', seperti ulang tahun misalnya. Karena menurut mereka ulang tahun atau MILAD adalah BID'AH(amalan yang tidak ada di zaman Nabi). Hal ini bisa dibuktikan dengan di haramkan nya peringatan MILAD nabi Muhammad SAW sendiri.

Lihat videonya:

Dalam Video ini nampak mantan Ketua MUI yang sekarang menjadi dewan penasehat Muhammadiyah sedang merayakan ulang tahun bersama Lius Sungkharisma dan Siti Zuhro( 2 orang yang paling membenci Ahok) yang juga menjadi tim sukses pasangan salah satu calon gubernur DKI. Jika ulama saja sudah bersikap tendensius seperti ini apakah mungkin fatwanya bebas dari unsur pesanan?? Inilah mungkin yang di maksud Ahok dengan mengatakan, " Jangan mau ditipu orang Pakai ayat..."

Baca juga:
Habib Rizk (FPI) bersama 9 naga

Jadi kesimpulannya menurut cara pandang MUI, 'pemimpin' Kafir itu haram tapi budaya 'kafir' tidak Haram.
MASIH MAU PERCAYA SAMA MUI ?

Penulis: Jenar Tamer

Jumat, 03 Juni 2016


Oleh: Denny Siregar 

Kalau mendengar pak Kivlan Zein ini, saya jadi ingat cerita lama....
Waktu kerusuhan Ambon, Gus Dur mendadak bersuara bahwa biang kerusuhan Ambon itu adalah Mayjen K. Sontak media mencari2 siapa sih Mayjen K itu. Dan tudingan media jatuh ke Mayjen Kivlan Zein.

Panas dengan tudingan Gus Dur, pak Kivlan langsung menyanggongnya dengan membawa banyak awak media. Maksudnya, mungkin ingin mempermalukan Gus Dur. Tapi apa yang terjadi, ketika berhadapan dengan Gus Dur beliau malah ketawa2. "Yang kumaksud Mayjen K itu adalah Mayjen Kunyuk..." Gerr lah semua awak media dan mati kutu lah sang Mayjen.

Perangkap kena. Gus Dur membakar rumput supaya ularnya keluar.

Eh, ndilalah... Pihak istana memainkan "perang yang sama"...
Pernah saya cerita, bahwa isu PKI itu sebenarnya yang memainkan adalah pemerintah. Kenapa pemerintah memainkan isu itu ? Karena pihak ormas radikal ingin memainkan propaganda bahwa pemerintah selalu menyerang "umat Islam" ketika mereka digebuk.
Nah, pemerintah tidak ingin masuk perangkap mereka. Maka dibangunlah isu PKI supaya pemerintah terlihat seimbang menggebuknya. Akhirnya teredamlah keinginan propaganda bahwa pemerintah sekarang ini "anti Islam". Wong, PKI juga digebuk kok. Ketika isu PKI terbangun, maka pemerintah mengeluarkan statemen bahwa siapapun yg anti NKRI akan digebuk sampe merah pantatnya...

Tugas berjalan dengan baik, sampai ternyata ada bonus-nya.
Bonusnya adalah para pencari panggung yang ingin terlihat sebagai pahlawan tapi sebenarnya punya kepentingam yang berbeda.
Muncullah kembali si "pahlawan dari gua hantu" yang sudah lama terlupakan. Pak Kivlan yang sudah pensiun itu, ingin mencari panggung untuk dirinya sendiri dan kelompok KMP yang sekarang tinggal seorang dan sudah sakit2an.

Lucu juga melihat beliau termakan permainan itu yang disusun oleh para Jenderal di belakang Jokowi yg memang handal dalam pertarungan strategis. Sebut saja Luhut Panjaitan, Wiranto dan pemain lama yang juga Guru Besar Intelijen Indonesia, Hendropriyono.
Mereka pasti ketawa2 melihat bonus yang sekarang jadi tontonan masyarakat banyak. Ketika Pak Kivlan tereak2 bahwa PKI bangkit kembali, maksudnya untuk menunjukkan bahwa beliau nasionalis sejati, tapi malah jadi bahan bully-an. Mati ketawa ala pak Kivlan.

Tudingan pak Kivlan kemana2 sampe ke Budiman Sujatmiko yang katanya pernah sekolah di Rusia yg komunis. Padahal yang pernah kuliah disana sebenarnya Fadly Zon. Ketawa lagi lah publik sekeras2nya.
Pak Kivlan masuk perangkap lagi.....

Ah, jadi kangen ma Gus Dur yang pasti sedang terkekeh2 di alamnya. Paling beliau geleng2 kepala, " Keprosok kok ya dua kali.... Kapan pinternyaahhhhh... "

Sedang hujan dan rasanya asyik kalau secangkir kopi menjadi teman. Seruputttttt.....

Sabtu, 07 Mei 2016


Momen lucu terjadi saat peringatan hari Isra' Mi'raj di Pondok Pesantren Api, Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, yang dihadiri Presiden Joko Widodo. Semua orang yang hadir dalam acara itu terpingkal-pingkal mendengar jawaban para santri yang menjawab pertanyaan Jokowi.

Dalam acara itu, Jokowi mengadakan kuis. Bagi santri yang berani maju untuk menjawab pertanyaan, akan diberi hadiah berupa sepeda gunung. Banyak santri ngacung. Namun tak semua terpilih, hanya beberapa saja yang berkesempatan menjawab kuis Jokowi.

Salah satu tantangan yang diberikan oleh Jokowi adalah menghafal Pancasila. Seorang santri yang maju terlihat kesulitan dan harus didikte untuk menyempurnakan jawaban.

Sontak semua orang yang hadir tertawa. "Sebenarnya bisa, tapi disoraki terus.," kata Jokowi sambil tertawa. "Ya sudah ambil sepedanya."

Santri berikutnya maju. Jokowi memintanya menyebut tiga nama menteri yang duduk di kabinet sekarang. "Tiga saja nama menteri. Nama pendeknya nggak apa-apa, boleh," kata Jokowi.

Santri itu terlihat percaya diri. Berdiri gagah di sebelah kanan podium Jokowi. Tangan kanan menggenggam mic erat-erat. Tanpa ragu dia menjawab dengan suara lantang.

"Nomor satu Bu Megawati," kata santri itu dengan raut datar. Sontak, semua orang tertawa. Jokowi juga terpingkal-pingkal sambil memegangi bahu santri berkemeja putih dan berpeci hitam itu.

Melihat semua orang tertawa, santri itu sedikit bingung. Mungkin sadar ada ayang tak beres dengan jawaban pertamanya itu. Namun dia tersenyum. Dan rasa percaya dirinya kembali muncul. Dia melanjutkan jawabannya.

"Nomor dua Ahok," lanjut santri itu, tetap dengan suara lantang. Gemuruh tawa kembali terdengar. Kali ini lebih kencang. Tak peduli, santri itu meneruskan jawaban. Menyebut nama yang dia anggap menjadi menteri. "Nomor tiga, Prabowo."

Mendengar jawaban terahir itu, suara tawa kembali menggaung. Jokowi tak kuasa menahan tawa, sambil mengelus-elus bahu santri ini. Perut semua orang terkocok.

Dan santri itu tetap percaya diri. Menebar senyum ke sana ke mari. Tak hanya itu, dia juga memberikan kiss bye kepada teman-temannya.

Meski gagal total menyebut nama tiga menteri, santri kocak ini dipersilakan mengambil sepeda gunung sebagai hadiah. [dream.Co.id]

Supaya lebih lengkap simak sendiri video nya gan.




Jumat, 29 April 2016



1. Anas Urbaningrum, janji bila dia terbukti korupsi akan “Gantung Diri Di Monas”, tapi hingga ia dipenjara tidak terbuktikan

2. Amin Rais, janji akan “Jalan Kaki” Jakarta – Jogya bila Jokowi menang Pilpres, tapi sudah lewat 1 tahun setengah belum terbukti. 

3. Ahmad Dhani, janji akan “Potong Alat Vitalnya” bila Jokowi menang jadi presiden, tapi sudah 1 tahun setengah juga tidak dibuktikan. Sekarang malah janji bila jadi Gubernur Jakarta akan membereskan banjir dan kemacetan Jakarta hanya dalam waktu "Satu Minggu" saja (mengkhayal).

4. Habibburohcman, salah satu DPP Gerindra janji akan “Terjun Dari Puncak Monas” bila TemanAhok mampu mengumpulkan 1 juta KTP buat Ahok. Nah sebentar lagi bisa kita liat apakah dibuktikan..?

5. Lulung janji akan mengerahkan “1000 PSK Telanjang” untuk demo bila lokalisasi prostitusi Kalijodo diratakan tanah oleh Ahok. Nyatanya Kalijodo sudah rata, tapi Lulung masih sibuk ngurus rambutnya. Disambung mau potong telinga bila Ahok mau menuntut BPK.

6. Dukun Permadi, mengatakan Jokowi akan lengser bulan Januari 2016. Bila tidak lengser maka ia janji akan “Kawin dengan Monyet”. Nyatanya sekarang sudah Maret, Jokowi malah makin sukses sebagai presiden. Nah kapan nih resepsi pernikahannya? Undang undang ya Kun….


Coba bayangkan bila negeri ini dipimpin oleh orang-orang semacami ini. Menekan lawan politik dan meyakinkan para pengikutnya dengan ungkapan yang justru akan membahayakan dirinya sendiri. Padahal cara jadul seperti itu sudah bukan jamannya lagi. Sekarang “Era Prestasi”, dimana politisi harus bisa mengapresiasi keinginan rakyat dengan kinerja yang jempolan.[Pak RT] 

Selasa, 12 April 2016



Pemilik tempat pembuatan mesin judi jackpot akhirnya ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak kepolisian. Pria yang bernama Gunawan Kosasih alias Ahok (35) ini membuat mesin ini di Jalan Pukat V, Gang Pos, Lingkungan XI, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, "Setelah kita lakukan pemeriksaan, Ahok kita tetapkan menjadi tersangka," ujar Kasatreskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Istanto Bram di Medan, Kamis (23/4/2015).

 Ahok dikenakan Pasal 104 Undang-Undang (UU) No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, karena dalam produksinya usaha tersebut tidak memiliki merek sesuai yang sudah dijelaskan dalam UU dan diancam hukuman lima tahun penjara, kata Bram. Disinggung pekerja atau teknisi bernama Farhat yang turut diamankan saat penggerebekan, Bram mengatakan pihaknya telah memulangkannya sebab tidak terbukti melakukan tindak pidana. "Farhat hanya pekerja," jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Unit Judi Sila Satreskrim Polresta Medan menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan mesin judi jackpot di Jalan Pukat V, Gang Pos, Lingkungan XI, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Selasa (21/4/2015).

 Polisi mengamankan puluhan mesin jackpot siap jual, puluhan sedang diperbaiki dan ratusan yang akan dirakit, ribuan koin judi jackpot, dua unit televisi, CCTV dan peralatan untuk merakit mesin judi jackpot. Selain barang bukti, polisi juga mengamankan pemilik rumah Gunawan Kosasih alias Ahok dan terknisi bernama Farhat.[beritasumut]

Senin, 01 Februari 2016



Oleh: Irwan Roebama

Soal si Banyu Biru Jarot yg pamer SK pengangkatannya sebagai anggota BIN di medsos [dapat anda baca disini] , kita jadi ingat humor Gus Dur dimana dikatakan bahwa ternyata dalam hal menerapkan kerahasiaan dalam tugas, intelijen Indonesia-lah yang menerapkannya pada level yang paling ketat.

- Di Inggris, agen MI6 biro yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan oleh agen MI6 dari biro lainnya.

- Di Israel, agen Mossad satgas yang satu tidak mengetahui apa yang dikerjakan rekannya dari satgas lain.

- Di Amrik, agen CIA bahkan tidak tahu apa yang dikerjakan sesama agen di sebelahnya bahkan istrinya sendiri tdk mengetahui bahwa suaminya agen CIA

- Tapi itu belum apa-apa dibanding agen intelijen indonesia. Di sini jangankan orang lain , bahkan dia sendiri tidak tahu apa yang dia kerjakan.

Tag: #Humor Gus Dur

Sabtu, 09 Januari 2016


Sekarang Saudi jadi bahan lucu2an di kalangan diplomat Iran...
Sebagai contoh;

Perang urat syaraf ini memang mengandung kelucuan. jubir pemerintah Iran Moh Bagir Nowbakht punya komentar sarkastik sekaligus lucu: "Iran tak khawatir dengan pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi. Bahkan jika itu didukung negara besar seperti Djibouti 😂😂😂

Lalu koran Keyhan di Tehran menulis editorial lucu pool: "Kemenlu Iran memberi waktu 24 jam kepada diplomat Djibouti untuk mencari negara mereka di dalam peta. 😂😂😂 Noktah kecil di Afrika yang menjadi pangkalan milter AS satu-satunya.

Dan Sudan pun cukup cerdik memanfaatkan situasi ini, Sudan memberi Laporan kepada Saudi bahwa baru saja mengusir diplomat Iran dari negaranya.. ‪

 🔸السودان تعلن بأنها طردت السفير الايرانى من اراضيها ...

🔹السعوديه دفعت ١٠مليون دولار مقابل ذلك ...
🔸الخارجية الايرانية تعلن بأنه ليس لديها سفير فى السودان

🔹السعوديه الان تلاحق البشير يرجع الفلوس وتهدد بطرد السفير السوداني!!!

@hizballah

Terjemahan nya kira2 demikian :

✅Sudan mengumumkan telah mengusir dubes Iran dari Sudan.

✅Saudi beri imbalan  USD 10 jt atas tindakan Sudan.

✅Iran umumkan bahwa sejak awal tak punya dubes di Sudan.

✅Saudi  hubungi Presiden Sudan tuntut supaya kembalikan uang, karena jika tidak maka Saudi akan usir dubes Sudan dari Saudi.

😂😂😂😂😂

(Mati Ketawa Ala Timteng)

Tag: #Arab Saudi, #Djibouti, #Sudan, #Mati Ketawa, #Timteng, #Humor Politik, #Guyonan, #Lucu2an, #Diplomat Iran

Senin, 04 Januari 2016

Ini status bikin ngakak, sayang sekali jika dilewatkan begitu saja. Seorang Facebooker mengunggah foto skrinsut dari kicauan Jonru di twitter, nampaknya pemilik akun bernama Zania Mendrofa ingin menunjukkan bukti bahwa apa yang ditulis Jonru kali ini memiliki nilai kebenaran, meskipun Jonru sendiri tidak sadar bahwa dia lah tukang fitnah yang sebenarnya. Khususnya fitnah kepada Jokowi.



  • Zania Mendrofa,
  • Kali inii saya setuju ama lo jon.. 1000% ^^

  • LIhat.. Dari walikota solo, trs bs terpilih jadi Gubernur DKI dan sekarang udah jadi Presiden RI aja..
  • udah dipuncak tertinggi dia jon..
  • kamu aja blm tentu bs kan jon??
  • Apalagi saya.. HAHAHA..
  • Dan satu lagii dia ttp dicintai sebagian besar rakyat se Indonesia jon.. termasuk saya..
  • makin sukses aja yaa dia.. ^^

  • Kalau tukang Fitnah nasibnya gimana jon???
  • Yaahh ttp jadi tukang fitnah, bakal gitu2 trs hidupnya.. yaa gaa sihh??? Wkwkwkw..

Minggu, 03 Januari 2016


Kali ini Cerita “mengenaskan” datang dari simpatisan garis keras Partai Keadilan Sejahtera [PKS] bernama asli Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting yang akhirnya minta maaf tidak secara langsung kepada korban yang bersangkutan tapi melalui akun Facebook nya, mungkin Jonru mengira orang yang difitnah akan membaca status nya.

Sebagaimana banyak beredar di media Sosial , pada hari Sabtu, 2 Januari 2016 kemarin, Jonru secara terbuka meminta maaf karena telah salah menuduh foto Presiden Jokowi di Raja Ampat tidak asli atau palsu alias rekayasa.


“Saya minta maaf kepada teman-teman sekalian jika ada kekhilafan dari pihak saya. Sebab saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Dan dari kesalahan, kita bisa belajar banyak hal. Termasuk belajar menganalisis keaslian foto,” tulis Jonru sambil membubuhkan senyum (smile emoticon) melalui akun Facebooknya.

Sebelumnya Jonru mengkritik salah satu foto Jokowi yang mengenakan kemeja warna putih dan sarung tanpa mengenakan alas kaki. Sambil menyaksikan munculnya matahari, Jokowi tampak duduk di tepi dermaga dan memberi makan ikan.

Menuduh Foto Presiden Jokowi Rekayasa, Jonru Khilaf Dan Minta Maaf

Ini saya kutipkan beberapa komentar pengguna Facebook yang ikut mengomentari status Jonru diatas.


  • Kirua Gon
  • Sekedar saran aja si sebelum membuat postingan ada baiknya di teliti dulu keabsahanya dan keaslianya . Hanya karna asumsi sendiri lalu melempar ke publik untuk menerka2 tanpa kita sendiri tau kebenaranya. Yg kasian mereka yg terlanjur benci makin banyak dosa dlm dirinya. Padahal dlm islam di ajarkan untuk tidak berburuk sangka terhadap saudaramu sebelum di teliti kebenaranya. Smoga kita semua tidak mudah terjebak pada asumsi dan persepsi yg pada akhirnya merugikan kita kelak di akhirat nanti.

  • Agung Pramana Mulia Ady
  • Intinya sih bang JONRU jgn keburu NAFSU posting hal yg belum tau keabsahannya karena sakit hati sama Pak Jokowi....jgn main prasangka2...ngga baik bang....klo ngga suka ya diem aja ngga usah diumbar2 di medsos...buat giring orang lain supaya ikut ngga suka....orang mau bangun negara kok dikritik abis2an....ati2 bang ntar blunder sendiri....

  • Ruddy Effendie
  • Mas, anda ngakunya org beragama. Lbh baik, pikiran, tangan anda yg menulis anda karyakan utk perbuatan baik. Menarik pengikut dgn cara memfitnah, mengkritik yg tdk pada tempatnya dan menjelek2an org, itu hanya menuai karma buruk. Satu hari Anda bener2 akan menuai kebencian yg Anda tabur.

  • Mas NDledek
  • terbukti selama ini kritikan yang dilontarkan Jonru dangkal.
  • “Tapi bagaimanapun kejadian ini sudah cukup membuktikan isi otak Jonru yang sebenarnya. Selalu mengedepankan Suudzon dalam menilai sesuatu yang juga bukan urusannya!” 

  • Nurul Inayatul
  • Apakah hanya dengan meminta Maaf masalah selesai...kalo gitu koruptor n maling minta maaf saja urusan selesai..makanya berpikirlah sebelum bertindak..jangan karena benci buta... Setiap perbuatan mengandung konsekwensi..

  • Rosgani Ariyanto
  • Kirain minta maaf nya sama Tukang Fotonya, dan yang di Foto.
  • Tapi Minta Maafnya kok ke teman2 SeJonru.
  • Berarti kesimpulannya, Yang salah itu Pak Jokowi
  • Mengapa Fotonya kok sampai diketahui Jonru. 

  • Fajar Awo Fachruddin
  • Mantap om jon... Bikin salah minta maaf... Bikin salah lagi.. Minta maaf lagi.. Khilaf... Lalu minta maaf lagi... Keren  salut saya... Suer..


Itulah beberapa komentar yang jika dibaca Jonru bisa mengakibatkan stroke, diabetes, gak enak makan dan gak bisa tidur. [salam Puyengan]

Rabu, 09 Desember 2015

Oleh: Hasanudin Abdurakhman

Adhyaksa Dault mendatangi Ahok, memintanya masuk Islam. "Kalau Pak Ahok masuk Islam, dijamin proses menjadi gubernur pada pilkada akan lancar," katanya memberi nasihat.


Adhyaksa dalam hal ini berkata benar. Lihatlah Setya Novanto. Apa yang membedakan dia dari Ahok? Dia mualaf, seorang muslim. Maka ketika ia hendak dipilih menjadi ketua DPR, tak ada lagi hiruk pikuk penolakan dari kelompok-kelompok Islam. Ia didukung oleh beberapa partai Islam. Lancar, aman.
Bandingkan dengan Ahok. Sejak kampanye pilkada ia sudah ditolak. Saat mau dilantik jadi gubernur ia juga ditolak. Hingga kini Ahok tetap ditolak. Keburukan apa yang pernah dilakukan Ahok? Kalau mau dicari-cari mungkin ada. Tapi tidak ada yang significant. Dia tidak pernah terindikasi korupsi.

Adapun Setya Novanto, sudah berkali-kali fotonya menjadi sampul majalah nasional. Apa prestasinya? Ia punya sederet sejarah keculasan, kecurangan, dan korupsi. Sayangnya, aparat belum sanggup melompati temboh pertahanannya yang sangat kokoh.

Kenapa Ahok yang jauh lebih baik dari Setya ditolak, sedangkan Setya lebih mudah diterima? Jawabnya sederhana: karena Ahok non muslim, sedangkan Setya sudah menjadi muslim. Itu saja. Soal lain-lain seperti Ahok suka bicara kasar dan vulgar, itu soal yang remeh-remeh belaka. Kalaupun itu disebut sebagai alasan untuk menolak Ahok, itu dalih saja. Alasan utamanya tetap, karena Ahok itu non muslim.

Apakah Setya Novanto itu muslim yang serius? Apakah dengan menjadi muslim dia salat dan puasa? Atau, apakah dia berhenti makan babi dan minum arak? Lebih penting lagi, apakah ia menjadi bersih dan berhenti dari perilaku korup? 

Itu semua tak penting. Yang penting dia muslim, artinya dia sudah mengaku muslim. Titik. Kalau kita pilih dia, maka kita sudah bebas dari ancaman azab Allah karena memilih Nasrani sebagai pemimpin. Memilih Ahok memastikan keingkaran kita pada Allah, karena dia Nasrani.

Jadi, kalau Anda seorang politikus yang punya ambisi tapi kebetulan non-muslim, cobalah ikuti saran Adhyaksa tadi.

**Edisi Tuhan kena Tipu

Jumat, 20 November 2015


Seorang teroris dari kelompok Taliban tertangkap polisi saat akan melakukan aksinya. Kemudian polisi pun menggeledah tubuhnya dan didapati banyak sekali bom yang menempel dalam tubuh teroris itu,tidak hanya itu polisi juga menemukan metal baja pada [maaf] kemaluan pria tersebut. Ketika ditanya oleh polisi untuk apa baja yang melindungi kemaluannya itu? jawaban nya cukup Menggelikan,“baja ini berfungsi untuk melindungi kemaluan saya agar tidak hancur saat saya melakukan bom bunuh diri, sehingga apabila nanti ketemu 72 bidadari kemaluan saya masih berfungsi dengan baik”, Katanya.

Foto lainnya :



Selasa, 17 November 2015

Oleh: Denny Siregar 

Memang tidak mudah menjatuhkan seorang Setya Novanto.
Dia tipikal pengusaha ulet yang sejak mahasiswa harus bekerja keras memutar otak untuk membiayai kuliahnya. Mungkin karena didesak situasi seperti itu, ia akhirnya malah berkembang menjadi pengusaha sukses.


Pada puncak kesuksesan seseorang, jalur politik memang seperti menjadi sebuah keharusan. Ia akhirnya mengembangkan jaringan perkawanannya di Kosgoro, Koni dan Golkar.

Keuletannya di dunia politik diakui oleh lawan2nya. Tidak kurang banyak Indonesia Corruption Watch atau ICW membeberkan dugaan korupsinya mulai dari skandal cessie Bank Bali sampai penyelundupan beras vietnam 60 ribu ton. Kasus itu lenyap tanpa sedikitpun ia tersentuh, padahal menurut ICW setya diduga pernah jadi tersangka.
Bahkan seorang temannya, Nazarudin yang menjadi tersangka banyak kasus pernah mengatakan bahwa ia diancam akan dibunuh jika membeberkan keterlibatan Setya di proyek E-KTP senilai 2,5 triliun. Abraham Samad waktu masih menjadi ketua KPK pun mengincar sejumlah kasus korupsi yg membayangi Setya Novanto, tapi ia keburu dijatuhkan dari kursinya.

Ketua DPR kelahiran bandung ini, memang terus eksis di dunianya sedangkan lawan2nya berjatuhan. Mereka yang ingin menyeretnya, tidak sanggup menggapai ketinggian kedudukan Setya. Lobi-lobinya kuat sekali dan jaringannya di mana2. Ia menjaga mereka dan mereka menjaganya. Simbiosis mutualisma.
Tapi sepandai2nya monyet melompat, akhirnya kesandung juga.

“Tanpa diduga, boss Freeport merekam pembicaraan mereka masalah negosiasi perpanjangan kontrak Freeport. Seharusnya Setya sadar bahwa perusahaan internasional sekelas Freeport selalu merekam negosiasi bisnis, untuk dipresentasikan kepada dewan komisaris mereka tentang "biaya tak terduga" yang harus dikeluarkan. Ini berhubungan dgn transparansi di internal perusahaan, apalagi itu perusahaan publik”.  

Yang tidak di antisipasi Setya Novanto adalah hubungan boss Freeport dengan Sudirman Said Menteri ESDM. Ia tidak menyangka bahwa Maroef Sjamsoedin Presdir Freeport menyerahkan rekaman pembicaraan mereka ke Sudirman Said. Mungkin boss Freeport ini kesal karena permintaan Setya terlalu tinggi, fee nya total 20 persen saham dari nilai 100 trilyun, atau total 20 trilyun. "Duwit mbahmu, tah..." Begitu mungkin pikiran boss Freeport dalam versi suka2.

Setya langsung menitikkan airmata di depan kamera ketika diwawancarai wartawan bahwa namanya di sebut mencatut nama Presiden. Bukan karena ia "malu aku malu pada semut merah", tapi karena ia merasa di fitnah. Ia mengakui bertemu boss Freeport tapi tidak mengakui bahwa ia mencatut nama Presiden.

Bahkan sesudah bertemu wapres JK, ia mengaku bahwa pertemuannya dalam kapasitas pribadi bukan atas nama pimpinan tinggi lembaga. Lucu juga, karena seharusnya ketika ia disumpah jabatan, apapun yg dilakukannya melekat nama lembaga tinggi negara. Kecuali ketika ia berenang, tentu ia hanya pake celana renang.
Setya Novanto seperti tahu saja dimana bau uang. Ia diduga ke Jepang, melobi pembelian pesawat amfibi dari yang seharusnya urusan Kemenhan. Ia tiba2 di New York bertemu Donald Trump. Ia lebih mirip pengusaha dalam baju pejabat. Gayanya masih gaya lama, gaya makelar, padahal era sudah berubah.

Apakah airmata Setya Novanto akan melelehkan hati penonton sinetron "Papa minta saham" ini, sesudah mama minta pulsa tertangkap ?
Kita akan saksikan episode demi episode yang akan menguras air mata kita. Air mata bahagia, karena negara tercinta ini tidak di pimpin oleh orang-orang seperti mereka, para makelar atas nama negara.

Senin, 16 November 2015

WAWANCARA JURNALIS DAN ISIS
( J =jurnalis, M =Mujahilin ISIS  )


J : Bagaimana cara Isis menaklukkan Israel ?
M : Serang dulu Irak. Lalu ke arah barat yaitu Suriah. Walaupun keliatannya mereka shalat, tapi kami tahu hati mereka. Mereka itu shalat bohong-bohongan. Sebenarnya mereka antek Israel. Jadi lebih berbahaya dan jauh lebih kafir.
J : Serang Israelnya kapan ?
M : Ntar dulu. Balik arah dulu ke timur yaitu menyerang Iran.
J : Kan Israel ada di arah barat Suriah ?
M : Ga masalah. Kan Iran syiah, syiah lebih kafir dari Israel. Tapi karena Iran negara kuat. Kita terus lompat saja 7.000 km ke timur nyerang Indonesia.
J : Kok gitu ?
M : Karna Indonesia antek Israel dan Amerika. Sekuler, komunis, dan penyembah Garuda gepeng. Jadi, Indonesia lebih kafir dari Amerika dan Israel.
J : Hmmmm. Lalu serang Israelnya
kapan ?
M : Iya, kami balik arah 8.500 km ke barat lagi yaitu Lebanon. Serang dulu Lebanon karna Lebanon antek Israel. Antek Israel ini lebih kafir dari Israel.
J : Lalu Israel kapan ?
M : Aaah…Bodo amat. Bantai dulu Hamas karna ga mau baiat. Lalu serang ke arah barat ngelompatin Israel yaitu mesir. Mesir ini juga antek Amerika dan israel. Mesir jauh lebih kafir dari Zionis.
J : Lalu serang ke Israel kapan ?
M : Ntar dulu. Serang anteknya dulu yaitu Libiya. Dari Libiya ke Tunisia. Hancurkan Tunisia dulu Coy. Kan Mesir dan Tunisia antek-anteknya Israel. Oh iya, Pakistan kan belom berbaiat sama ISIS ? Jadi lupa ? Lagi
juga, Pakistan kan anteknya Israel. Balik lagi ke arah timur 5.000 km ke Pakistan bantai Pakistan melompati Israel lagi.
J : Lalu ke Israelnya kapan ?
M : Ntar dulu. Kan belum ke Malaysia yang juga antek-antek Amerika. Antek Amerika dan Zionis ini lebih kafir dari orang kafir sendiri.
J : So ?
M : Setelah kita bantai kaum yang ngaku- ngaku muslimin padahal syiah, sekuler, dan komunis, maka berhasil perjuangan kita.
J : Ke Israelnya kapan ?
M : Kita dakwah kepada mereka dengan baik-baik. Kita tunjukkan kepada mereka bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin.
J : !@#$%^&*()_+J

Selasa, 10 November 2015


Menggelikan,, Ali Mochtar Ngabalin anggota DPR yang terkenal dengan sikapnya yang anti syiah tiba tiba saja dia memuji seorang jenderal syiah asal Iran dengan meng unggah video di akun Facebook nya. Lucunya dia mengatakan kalau yang sedang mengaji itu jenderal asal Turki padahal sangat jelas tulisan yg ada dipodium adalah "Wilayatul Faqih" yaitu sistem yang hanya ada di Iran, tulisan lengkapnya seperti ini, "velayat-e faqih haman velayat-e Rasulullah ast" . 
Yang berarti,  wilayah al-faqih [pemerintahan yang dipimpin ulama] adalah [bentuk] pemerintahan [yang berbasis ajaran] Rasulullah saw.

Dan 'parah'nya video tersebut sudah di share ribuan kali oleh follower nya. Bagi yang tidak tahu tentu saja akan mengatakan kalau Ngabalin memiliki sense of religi yang tinggi, tapi bagi yang mengetahui nya apa yang dilakukan Ngabalin adalah humor yang Menggelikan. 

Inilah video aslinya.


Terbaru

Seri Kekejaman ISIS

Video

Mengenang Kembali Bom Teroris Wahabi Saat Peringatan Maulid Nabi


VIDEO Terbaru

Random Post

pks